Pages

Blogger templates

Showing posts with label permainan. Show all posts
Showing posts with label permainan. Show all posts

Thursday, September 12, 2013

Pengangon Bebek


Alat Permainan Yang Diperlukan:
1. Balok kayu atau papan.
2. Bola Kasti atau sejenisnya. 

Cara Bermain
Permainan ini bisa di mainkan oleh beberapa peserta, semakin banyak peserta maka semakin seru permainannya. Sebelum permainan dimulai, Yanda/Bunda menunjuk 2 orang Siaga untuk menjadi BEBEK dan PENGANGON (penggembala). Siaga yang menjadi BEBEK berdiri di atas balok kayu atau papan, sedangkan Siaga yang menjadi PENGANGON (penggembala) berdiri tidak jauh dari balok kayu. Siaga yang lainnya di beri nomor urut, berdiri pada garis batas yang di tentukan, Jaraknya sekitar 3 meter dari sang BEBEK.

PENGANGON memanggil Siaga yang lainnya dengan nomor urut. Siaga yang di panggil nomor-nya, mendapat tugas melempar bola kearah BEBEK. Jika lemparannya mengenai badan atau kaki, Ia boleh menyebrang (mendapat Nilai). Jika gagal, Ia harus menunggu giliran atau panggilan lagi. PENGANGON  boleh menangkap bola selagi bola melambung ke arah BEBEK. Jika dapat menangkap, maka si pelempar bola  tadi akan menjadi PENGANGON.

Selamat Bermain...!

Permainan ini sangat berguna untuk melatih:
a. Daya ingat (mengingat nomor urut).
b. Kecermatan, Ketangkasan dan keterampilan.
c. Otot-otot akan tumbuh segar dan menjadi sehat kuat.

Mencari Dengan Diam

Peralatan               : Perangko

Jumlah pemain     : berapa saja
Waktu                    : bervariasi, tergantung jumlah pemain dan kemampuan                                                          mengobservasi
Tujuan                    : – Melatih kemampuan mengobservasi
- Memupuk inisiatif
Sebuah perangko ditempel di suatu tempat dalam ruangan pertemuan sebelum para peserta datang/tiba. Instruksinya : Tiap peserta harus mencari perangko tersebut dan bila mereka telah melihatnya, mereka harus duduk diam dan tidak boleh berkata apa pun. Akan sangat lucu memperhatikan peserta-peserta terakhir.  Dan tentu saja peserta yang paling akhir duduk adalah yang kalah. (permainan ini dapat juga dimainkan di luar ruangan).

Wednesday, September 11, 2013

Perkenalan Rahasia

Peralatan                : Kain yang lebar (sprei)

Jumlah pemain      : semua pemain masuk dalam regu
Waktu                     : 10 menit
Tujuan                    : Saling mengenal nama
Peserta dibagi dalam 2 kelompok. Kedua regu saling berhadap-hadapan. Tetapi diantara kedua regu itu dibentangkan kain yang lebar, sehingga kedua regu tidak dapat saling melihat. Permainannya ialah : setiap regu menentukan wakilnya untuk menebak wakil kelompok lain tetapi juga ditebak. Wakil kedua kelompok berlutut berhadapan. Agar supaya lebih seru para pemain ini boleh saling memperlihatkan kaki atau sepatu. Pemimpin menghitung sampai 3 dan pada hitungan ketiga itu kain diturunkan tiba-tiba. Kedua wakil itu harus adu cepat untuk menebak siapa wakil lawannya.Wakil regu yang cepat menebak dengan tepat, mendapatkan angka untuk regunya.

Permainan Mengenali Teman

Peralatan               : Kertas kosong, alat tulis untuk tiap peserta  Email 

Jumlah Pemain    : Berapa saja
Waktu                    : 10-12 menit
Tujuan                    :  – Saling mengenal secara lebih mendalam
- Berani Mengungkapkan diri
- Melatih kecerdasan
Pemimpin membagikan kertas kosong kepada semua peserta. Seluruh peserta lalu menulis data pribadi mereka (nama lengkap, data keluarga, status, sekolah/pekerjaan, hobi, alamat, dan sebagainya). Setelah itu kertas yang sudah terisi dikembalikan kepada pemimpin. Lalu pemimpin memberikan lagi secara acak kepada peserta. Pemimpin memberikan waktu 2-3 menit kepada para peserta untuk menghafal data pribadi kawannya itu. Kemudian pemimpin menunjuk kepada salah seorang peserta dan bertanya kepadanya tentang data pribadi yang ia terima. Peserta harus mampu menjawab pertanyaan pemimpin. Sementara itu yang memiliki data pribadi harus memperhatikan benar/tidaknya jawabannya

Petani dan Pencuri

Peralatan                    : Karet gelang atau tali, kantong kacang, atau potongan kain, atau                                             agar kelihatan sungguhan, sebuah apel. 

Jumlah pemain          : bebas
Waktu                         : 8-10 menit
Tujuan                        : – Melatih kecepatan
- Unsur hiburan
Anak-anak membentuk lingkaran dan seorang anak, yang jadi pencuri disuruh keluar ruangan. Selagi ia diluar, seorang anak ditunjuk sebagai petani. Sebuah benda ditaruh di tengah lingkaran. Pencuri tadi datang dan berjalan diluar lingkaran. Ia boleh memasuki lingkaran dari mana saja dan mencuri benda itu. Petani harus menangkapnya pada saat pencuri menyentuh benda tersebut. Pencuri itu harus lari keluar dari lingkaran lewat jalan masuk tadi dan ia selamat bila ia dapat keluar tanpa tertangkap. Bila ia tidak tertangkap, maka petani itu harus jadi pencuri dan dipilh petani baru.

Rebut dan Rampas

Peralatan                : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak 

Jumlah pemain      : bebas
Waktu                      : 10 menit
Tujuan                      : – Melatih kecekatan
- Melatih kesetiakawanan
- Unsur hiburan
Semua anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter.. Semakin ahli, jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah “ya” tiap anak harus melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan. Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak anatr anak dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa “kiri” atau “kanan”. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh 3 kali baru dikeluarkan.

Dalam Kolam


Peralatan : Sebatang kapur
Jumlah pemain : bebas
Waktu : biasanya 10-15 menit
Tujuan :
  • Melatih kecepatan/refleks
  • Sebagai unsur  hiburan

Anak-anak berdiri membentuk lingkaran dan di depan mereka digambar garis dengan kapur. Tiap anak harus menyentuh garis tersebut. Bila
ada perintah “diair”, maka tiap orang melompat
dengan kedua kakinya bersama-sama, masuk ke garis lingkaran. Bila perintah
nya “didarat”,
maka tiap anak melompat mundur. Perintah
yang diberikan harus bervariasi, “diair, didarat, diair, diair”. Satu atau dua orang anak akan
melompat dan jelas mereka akan dikeluarkan. Permainan ini cukup popular dan menyenangkan.

Baut Barisan

 

Tujuan :
Agar seluruh peserta bisa berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerjasama dalam kelompok.
Langkah-langkah :
a. Peserta di bagi dalam 2 kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu bisa masuk ke dalam salah 1 kelompok).
b. Pemandu menjelaskan aturan permainan sebagai berikut :
* Kedua keompok akan berlomba menyusun barisan. Barisan disusun berdasarkan aba-aba pemandu :tinggi badan, panjang rambut, usia dst.
* Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian kedua kelompok, selesai atau belum, harus jongkok.
* Setiap kelompok secara bergantian memeriksa apakah kelompok lawan telah melaksanakan tugasnya dengan benar.
* Kelompok yang menang adalah kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat ( bila kelompok dapat meyelesaikan tugasnya sebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk menunjukkan bahwa mereka telah selesai melakukan tugas).
c. Sebelum pertandingan di mulai bisa dicoba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar,.

Bercermin

 

Latihan yang menyenangkan ini digunakan untuk mendiskusikan perasaan dan sikap dalam menuntun dan mengikuti orang lain. Acara sore yang baik.
Prosedur :
a. Setiap peserta memilih pasangannya dan berdiri berhadapan dengan tangan ke atas dalam jarak kira-kira sejengkal. Mereka menirukan gerak pasangannya, layaknya sebuah cermin, demikian bergantian sesuai dengan keinginan mereka.
b. Untuk putaran kedua, pasangan meneruskan bercermin, tapi kali ini kedua tangannya bersentuhan dengan lembut.
c. Pada putaran ketiga, mintalah mereka merapatkan tangan dengan kuat, dan melanjutkan menuntun mengikuti bergantian.
Bahan diskusi :
1. Apa bedanya antara ketiga pengalaman tadi ?
2. Bagaimana perasaan anda pada setiap latihan menuntun dan mengikuti tadi ?
3. Adakah persamaan yang anda temukan dalam hal menuntun dan mengikuti dengan kenyataan sehari-hari?

Tuesday, September 10, 2013

Lingkaran Berbelit

Tujuan:

Menyadarkan peserta tentang pentingnya rasa 1 tim untuk memudahkan proses belajar dan bekerja dalam kelompok.
Langkah-langkah :
a. Peserta berdiri dalam lingkaran, lalu menjulurkan kedua tangannya ke depan. Kemudian memegang tangan 2 peserta lainnya (missal : tangan kiri memegang tangan si A, tangan kanan memegang tangan si B) sampai membentuk suatu belitan besar.
b. Semua kerjasama untuk coba membentuk kembali lingkaran sempurna tanpa melepaskan tangan yang dipegang dan tanpa berbicara.

Baris Berbaris


Baris Berbaris
PERATURAN BARIS BARIS (P.B.B)
( Bag. I )

Peraturan Baris Berbaris yang digunakan di lingkungan Pramuka ada dua macam yakni Baris berbaris menggunakan tongkat dan tanpa tongkat. Untuk baris berbaris menggunakan tongkat memiliki tata cara tersendiri di lingkungan Pramuka. Adapun baris berbaris tanpa menggunakan tongkat mengikuti tata cara yang telah diatur dalam Peraturan Baris Berbaris milik TNI/POLRI .

Apa itu Baris Baerbaris ?
  1. Baris Berbaris
a.       Pengertian
Baris berbaris adalah suatu ujud latuhan fisik, yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.
b.      Maksud dan tujuan
1)      Guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa disiplin dan rasa tanggung jawab.
2)      Yang dimaksud dengan menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas adalah mengarahkan pertumbuhan tubuh yang diperlukan oleh tugas pokok, sehingga secara jasmani dapat menjalankan tugas pokok tersebut dengan sempurna.
3)      Yang dimaksud rasa persatuan adalah adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.
4)      Yang dimaksud rasa disiplin adalah mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi yang pada hakikatnya tidak lain daripada keikhlasan penyisihan pilihan hati sendiri.
5)      Yang dimaksud rasa tanggung jawab adalah keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadap dirinya, tetapi menguntungkan tugas atau sebaliknya tidak mudah melakukan tindakan-tindakan yang akan dapat merugikan.

  1. Aba-aba
a.       Pengertian
Aba-aba adalah suatu perintah yang diberikan oleh seseorang Pemimpin kepada yang dipimpin untuk dilaksanakannya pada waktunya secara serentak atau berturut-turut.
b.      Macam aba-aba
Ada tiga macam aba-aba yaitu :
1)      Aba-aba petunjuk
2)      Aba-aba peringatan
3)      Aba-aba pelaksanaan
1.      Aba-aba petunjuk dipergunakan hanya jika perlu untuk menegaskan maksud daripada aba-aba peringatan/pelaksanaan.
Contoh:
a)      Kepada Pemimpin Upacara-Hormat - GERAK
b)      Untuk amanat-istirahat di tempat - GERAK
2.      Aba-aba peringatan adalah inti perintah yang cukup jelas, untuk dapat dilaksanakan tanpa ragu-ragu.
Contoh:
a)      Lencang kanan - GERAK
(bukan lancang kanan)
b)      Istirahat di tempat - GERAK (bukan ditempat istirahat)
3.      Aba-aba pelaksanaan adalah ketegasan mengenai saat untuk melaksanakan aba-aba pelaksanan yang dipakai ialah:
a)      GERAK
b)      JALAN
c)      MULAI
a.       GERAK: adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan tanpa meninggalkan tempat dan gerakan-gerakan yang memakai anggota tubuh lain.
Contoh:
 -jalan ditempat          -GERAK
 -siap                            -GERAK
 -hadap kanan              -GERAK
 -lencang kanan            -GERAK
b.      JALAN: adalah utuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan dengan meninggalkan tempat.
Contoh:
 -haluan kanan/kiri                    - JALAN
 -dua langkah ke depan -JALAN
 -satu langkah ke belakang        - JALAN
Catatan:
Apabila gerakan meninggalkan tempat itu tidak dibatasi jaraknya, maka aba-aba harus didahului dengan aba-aba peringatan –MAJU
Contoh:
  -maju                                     - JALAN
  -haluan kanan/kiri                   - JALAN
  -hadap kanan/kiri maju           - JALAN
  -melintang kanan/kiri maju       -J ALAN
Tentang istilah: “maju”
·  Pada dasarnya digunakan sebagai aba-aba peringatan terhadap pasukan dalam keadaan berhenti.
·  Pasukan yang sedang bergerak maju, bilamana harus berhenti dapat diberikan aba-aba HENTI.
Misalnya:
·  Ada aba-aba hadap kanan/kiri maju - JALAN karena dapat pula diberikan aba-aba : hadap kanan/kiri henti GERAK.
·  Ada aba-aba hadap kanan/kiri maju-JALAN karena dapat pula diberikan aba-aba : hadap kanan/kiri henti GERAK.
·  Balik kana maju/JALAN, karena dapat pula diberikan aba-aba : balik kana henti-GERAK.
Tidak dapat diberikan aba-aba langkah tegap maju JALAN, aba-aba belok kanan/kiri maju-JALAN terhadap pasukan yang sedang berjalan dengan langkah biasa, karena tidak dapat diberikan aba-aba langkah henti-GERAK, belok kanan/kiri-GERAK.

Tentang aba-aba : “henti”
Pada dasarnya aba-aba peringatan henti digunakan untuk menghentikan pasukan yang sedang bergerak, namun tidak selamanya aba-aba peringatan henti ini harus diucapkan.
Contoh:
   Empat langkah ke depan –JALAN, bukan barisan – jalan. Setelah selesai pelaksanaan dari maksud aba-aba peringatan, pasukan wajib berhenti tanpa aba-aba berhenti.
c.       MULAI : adalah untuk dipakai pada pelaksanaan perintah yang harus dikerjakan berturut-turut.
Contoh:
   -hitung              -MULAI
   -tiga bersaf kumpul       -MULAI

4.      Cara memberi aba-aba
a)      Waktu memberi aba-aba, pemberi aba-aba harus berdiri dalam sikap sempurna dan menghadap pasukan, terkecuali dalam keadaan yang tidak mengijinkan untuk melakukan itu.
b)      Apabila aba-aba itu berlaku juga untuk si pemberi aba-aba, maka pemberi aba-aba terikat pada tempat yang telah ditentukan untuknya dan tidak menghadap pasukan.
Contoh: Kepada Pembina Upacara – hormat – GERAK
Pelaksanaanya :
·        Pada waktu memberikan aba-aba mengahdap ke arah yang diberi hormat sambil melakukan gerakan penghormatan bersama-sama dengan pasukan.
·        Setelah penghormatan selesai dijawab/dibalas oleh yang menerima penghormatan, maka dalm keadaan sikap sedang memberi hormat si pemberi aba-aba memberikan aba-aba tegak : GERAK dan kembali ke sikap sempurna.
c)      Pada taraf permulaan aba-aba yang ditunjukan kepada pasukan yang sedang berjalan/berlari, aba-aba pelaksanaan gerakannya ditambah 1 (satu) langkah pada waktu berjala, pada waktu berlari ditambah 3 (tiga) langkah.
·        Pada taraf lanjutan, aba-aba pelaksanaan dijatuhkan pada kaki kanan ditambah 2 (dua) langkah untuk berjalan / 4 (empat) langkah untuk berlari.
d)      Aba-aba diucapkan dengan suara nyaring-tegas dan bersemangat.
e)      Aba-aba petunjuk dan peringatan pada waktu pengucapan hendaknya diberi antara.
f)        Aba-aba pelaksanaan pada waktu pengucapan hendaknya dihentakkan.
g)      Antara aba-aba peringatan dan pelaksanaan hendaknya diperpanjang disesuaikan dengan besar kecilnya pasukan.
h)      Bila pada suatu bagian aba-aba diperlukan pembetulan maka dilakukan perintah ULANG !
Contoh: Lencang kanan = Ulangi – siap GERAK

Sumber/ Referensi :
1.   Pedoman Penyelenggaraan Paskibraka - Depdiknas.
2.   Peraturan Baris Berbaris - Pusdiklat TNI-AD

TEKNIK PENYEBERANGAN SUNGAI



TEKNIK PENYEBERANGAN SUNGAIJika melakukan perjalanan (jalan kaki menyusuri sungai, rawa, dan pantai) pada suatu saat kita akan dihadapkan pada keadaan yang mengharuskan untuk menyeberang. Sebab itu seorang penjelajah harus mempunyai kemampuan untuk menyeberangi sungai dan rawa Teknik menyeberangi sungai dapat dikategorikan menjadi dua teknik yaitu : teknik penyeberangan sungai tanpa alat dan teknik penyeberangan sungai dengan alat.

Teknik penyeberangan sungai tanpa alat
Di daerah pegunungan dapat terjadi perubahan yang sangat cepat pada keadaan air sungai. Air hujan dapat mengakibatkan sungai kecil seketika menjadi buas dan berbahaya, karena itu bila kita melihat cuaca yang buruk dan kemudian ragu-ragu untuk menyeberangi sungai maka penyeberangan itu sebaiknya ditunda sampai keadaan memungkinkan untuk di seberangi. Namun bila kita memutuskan untuk tetap melakukan penyeberangan sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut :

Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah keadaan tempat penyeberangan secermat mungkin sebelum memilih tempat menyeberang yang terbaik. Pada sungai yang bermuara ke danau, lebih mudah menyeberang dekat muaranya. Kira-kira 0,5 km dari muara biasanya sungai menjadi dalam, tapi arusnya menjadi tidak begitu deras. Setelah tempat teraman ditemukan lantas jangan pernah berpikir untuk mencoba kuatnya arus tanpa pengamanan dari pinggir sungai karena itu akan membahayakan dirimu sendiri.

Pada saat menyeberang jangan membelakangi arus, karena arus dapat membengkokan lutut dan menjatuhkan sehingga kita terseret arus. Selain itu perhatikan pula setiap langkahmu, pastikan satu kaki telah menempati posisi tumpuan yang baik dan jangan berjalan dengan menyilangkan kaki. Pada sungai berarus agak deras dan dalam, jika menyeberang hendaknya berjalanlah dengan posisi badan serong mengikuti arus sungai dan akan sangat menolong bila pinggang membentuk sudut 45 derajat dengan arah arus. Jangan menyeberang dengan cara melompat dari batu yang satu ke batu yang lain, sebab perbuatan ini akan memperbesar kemungkinan tergelincir dan dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal. Selain itu tempatkanlah ransel setinggi-tingginya di punggung. Di arus yang deras, batu atau benda berat yang lain dapat ditambahkan kedalam ransel untuk mendapatkan kestabilan. Hal berikutnya adalah sebaiknya jangan melepas sepatu sekalipun menyeberangi sungai kecil dan berhati-hatilah dalam menyeberang apabila berada dalam kelompok yang tidak bisa berenang.

Teknik penyeberangan sungai dengan alat
Teknik ini biasanya dipergunakan jika melibatkan banyak orang dalam kelompok yang melakukan perjalanan dan telah direncanakan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan. Ada dua macam teknik penyeberangan dengan alat yaitu: penyeberangan basah yaitu penyeberangan yang sebagian badan penyeberang tercelup disungai dan penyeberangan kering dimana seluruh bagian badan penyeberang ada diatas permukaan air.

Penyeberangan basah
Penyeberangan basah dapat dilakukan dengan beberapa teknik yang salah satunya adalah renang survival. Dasar dari renang adalah kemampuan dan kelincahan kita bermain di air, dengan ditunjang oleh pengetahuan tentang sifat air. Dalam renang survival ini kita dapat menggunakan alat yang selalu kita bawa dalam suatu perjalanan atau penjelajahan seperti ponco atau jerigen dan botol air minum.

Ponco
Ponco yang kita kenal sebagai pelindung di waktu hujan, ternyata banyak sekali kegunaanya karena memang direncanakan untuk itu. Salah satu kegunaan ponco pada renang survival adalah sebagai alat pelampung yang dapat dibuat dengan cara mengisi ponco dengan rumput kering, alang-alang atau ranting, dibentuk seperti sebuah bantal kemudian diikat dengan tali. Usahakan mengikat tali serapi mungkin sehingga tidak ada celah yang dapat dimasuki air. Dengan bahan yang baik dan ikatan tali yang rapi akan menghasilkan pelampung yang baik dan tahan lama mengambang di air.

Pada penyeberangan dengan ponco di sungai berarus sedang, kita harus selalu mengusahakan agar posisi ponco tetap mengarah serong ke hilir, supaya kita dapat memanfaatkan arus sungai. Tetapi jangan sampai melepaskan atau menaiki pelampung ini, karena sifatnya hanya sebagai tumpuan sementara, jadi berat badan kita tidak sepenuhnya ditumpukan pada pelampung tersebut.

Jerigen dan botol air minum
Seperti halnya pelampung dari ponco, maka kita juga dapat membuat pelampung dari beberapa buah jerigen dan botol yang biasanya sebagai tempat wadah air minum. Cara membuat pelampung dengan jerigen kecil tidak diikat menjadi satu melainkan di pisah menjadi dua. Jerigen yang satu dihubungkan dengan jerigen yang kedua menggunakan tali, yang gunanya untuk berpegangan sementara untuk jerigen besar (20 liter) dapat dibuat sejenis rakit kecil. Jerigen ini diatur telentang dan ujungnya diikat menjadi satu dengan yang lain.

Penyeberangan kering
Penyeberangan kering dapat dilakukan dengan menggunakan rakit atau perahu dan menggunakan tali. Jika sungai yang akan diseberangi terlalu lebar, cara yang paling aman untuk menyeberangi sungai adalah menggunakan rakit atau perahu. Cara berikutnya adalah dengan menggunakan rentangan tali dimana cara ini digunakan jika sungai yang di seberangi terdapat pada celah sempit dan dalam. Walau cara ini jarang dipakai dalam suatu perjalanan ada baiknya untuk di pelajari.

Penyeberangan dengan satu rentangan tali
Pada prinsipnya pemasangan dan simpul-simpul yang dipakai seperti biasa, dengan catatan tali itu tegang dan kuat. Cara menyeberang dapat dilakukan dengan merayap diatas tali atau menggantung pada tali, tali tubuh di hubungkan pada tali penyeberangan dengan menggunakan carabiner.

Penyeberangan dengan dua rentangan tali
Dengan dua rentangan tali akan lebih mudahkan kita bergerak, karena kita bisa berjalan pada salah satu tali dan berpegangan pada tali lainnya. Posisi tali tidak terhimpit, tetapi letaknya berjarak sekitar satu meter, satu diatas dan satu dibawah sehingga memudahkan kita berjalan ditali.

Seberangilah sungai dengan berhati-hati, meskipun menurut perkiraan bahwa sungai tersebut tidak membahayakan. Amati juga cuaca, ada kemungkinan anda harus menginap sambil menunggu air surut. Bagaimanapun juga safety tetap diutamakan, apabila belum mampu melakukan sendiri tehnik tersebut sebaiknya didampingi orang yang ahli.

Mutiara Dalam Guci

Tujuan:    Light bulb

Merangsang kreativitas dan keberanian peserta untuk berpendapat.    
Langkah-langkah :    Pointing up
a. Gambarlah sebuah guci dengan berisi berbagai benda di dalamnya, di papan tulis (atau di tempat yang bisa dilihat oleh sluruh peserta).
b. Katakan kepada peserta bahwa itu adalah gambar sebuah guci yang berisi penuh dengan bermacam kerilik, pecahan beling, dan batu-batu yang tidak berguna. Di bagian dasar ada mutiara yang sangat mahal harganya.
c. Tanyakan kepada peserta, bagaimana caranya mengeluarkan mutiara itu dalam waktu yang singkat dan gampang.
d. Diskusikan apa hikmah yang bisa dipetik dari permainan ini.

Pecah Balon

Latar Belakang:       School

Bila peserta terlalu banyak menguras pikiran atau berdebat tanpa penyelesaian yang memuaskan pada kegiatan sebelumya, hal ini akan sangat mempengaruhi konsentrasi mereka untuk mengikuti kegiatan berikutnya.
Tujuan:   Light bulb
Memberikan kesegaran kepada peserta dengan melampiaskan emosinya.
Langkah-langkah :   Pointing up
a. Bagikan kepada setiap peserta sebuah balon dan seutas tali raffia (kira-kira sepanjang 2 jengkal).
b. Mintalah mereka meniup balon masing-masing.
c. Mintalah mereka mengikatkan balon tersebut di kaki kirinya.
d. Mintalah seluruh peserta berdiri di tengah ruang belajar.
e. Jelaskan kepada peserta bahwa tujuan kegiatan ini adalah memecahkan balon orang lain sebanyak mungkin dengan cara menginjak balon-balon tersebut.
f. Beri aba-aba untuk mulai.
g. Bahas bersama peserta apa saja yang mereka rasakan, lihat dan dengar selama kegiatan tadi. Kenapa begitu ? Apa kesimpulan yang dapat ditarik?
h. Sekarang topik yang direncanakan sudah bisa dimulai.
Bahan-bahan :     Money
Balon dan tali raffia sebanyak jumlah peserta

Lagu-Lagu Pramuka 2

KEMBANGKAN KEMAH KEMAH
Kembangkan, kembangkan
Kemah – kemah di padang
Di bawah bentangan
Langit ciptaan Tuhan
Nyalakan – nyalakan
Api unggun yang terang
Benderang memancar
Rasa persaudaraan
Kibarkan, kibarkan
Bendera perkemahan
Di bumi persada
Di alam yang terbuka
Nyanyikan, nyanyikan
Lagu – lagu yang riang
Gembira selalu
Bekerja dengan riang
BARISAN KITA
Barisan kita
Barisan Praja Muda Karana
Barisan kita
Putra putri Indonesia
Bendera kita
Tunas kelapa itulah lambangnya
Di bawah naungan
Sang Merah Putih jaya
Lupa Syairnya
Aku punya satu lagu
Tapi kulupa syairnya
Aku punya satu lagu
Tapi kulupa syairnya
Kalau kau lupa syairnya
Kau ulang dari semula
Aku punya satu lagu
Tapi kulupa syairnya
Good Bye
Good bye I say you good bye x 2
I see you again but I don’t know why
Good bye I say you good bye
GOYANG
Goyang, goyang, goyang
Goyang, goyang, goyang
Kalu tidak goyang
Nanti masuk angin
BEDUG AGUNG
Bedug agung, bedug agung
Yang tergantung, yang tergantung
Ini bunyinya, ini bunyinya
Dang dung, dang dung
Othek othek othek, othek othek othek
PANTUN PRAMUKA
Satu … dua … tiga dan empat
Pramuka itu hemat cermat
Ambil korek, pasanglah lilin
Pramuka selalu disiplin
DISINI SENANG DISANA SENANG
Di sini senang, di sana senang
Di mana-man hatiku senang
Di sini senang, di sana senang
Di mana-man hatiku senang
La … la … la …la
PISAH HANYA DILAHIRNYA
Telah tiba saat berpisah
Pisah hanya di lahirnya
Di hati kita tetaplah satu
Karena Tri Satyaku satu
Dalam hati kita tetap ingat
Akan Dasadarmaku
Pun takkan lupaku bersyukur
PadamuTuhanku yang luhur
BERGEMBIRA
Marilah bergembira
Bergembira semua
Marilah bergembira
Bergembira semua
Tirukanlah, tirukanlah
Tiru, tiru kanlah
BERKEMAH
Di tengah-tengah hutan
Di bawah langit biru
Tenda terpancang ditiup sang bayu
Api menjilat-jilat
Terangi rimba raya
Membawa kelana dalam impian
Dengarlah – dengarlah
Sayup – sayup
Suara nan merdu memecah malam
Jauhlah dari kampung
Turuti kata hati
Guna bakti pada bunda pertiwi
APA GUNA KELUH KESAH
Apa guna keluh kesah
Apa guna keluh kesah
Pramuka tak pernah bersusah
Apa guna keluh kesah
KUPANGGIL NAMAMU
Kakak ku panggil namamu
Ya ya ya
Kakak kupanggil namamu
Ya ya ya
O o kakakku, o o kakakku
Berikanlah jawabanmu
Aku bilang ya ya
Aku bilang ya ya
Aku bilang kakak
Aku bilang kakak
Aku bilang ya ya
DARI SEGALA PENJURU
Dari segala penjuru
Kita Pramuka menuju
Dari macam-macam suku
Kita Pramuka bersatu
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
ITU PRAMUKA
Siapakah yang te-gak berdiri
Itu Pramuka
Siapa yang sopan dan sim-pati
Itulah Pramuka
Siapa jujur dan baik hati
Itu Pramuka
Siapa yang berkarya berbakti
Itu Pramuka
KELATIHAN PRAMUKA
Ayo kawanku semua
Berpitar semua
Kejurusan tujuan kita
Indonesia jaya bahagia
Pitar memitar semua
Berganda daya kita
Kelatihan, kelatihan, kelatihan Pramuka
Kelatihan, kelatihan kita semua
ELIK ELIK KAPUANA
Elik elik kapuana
Eya. eya
Elik elik kapuana
Eya. eya
La la la la la la la
La la la la la la la 2 x
La la la la la la la la la la la la .. la la
La la la la la la la
ITU SIAGA
Siapakah pandu termuda
Itu Siaga
Berbuat baik setiap hari
Itulah Siaga
Berbakti ayah dan bundanya
Itu Siaga
Berani dan tak putus asa
Itu Siaga
HIDUP CERIA
Nyanyikan, nyanyikanlah
Lagu lagu merdu
Gembira, gembiralah
Apa yang ditunggu
Berlenggang, berlengganglah
Jangan malu-malu
Gembira tambah sehat
Hidup ceria slalu
GEMBIRA BERKUMPUL
Ayo kawan, ayo kawan berkumpul
Berkumpul bersenang-senang semuanya
Jangan segan, jangan segan bersama
Bersama bernyanyi bergembira
Tepuk tangan …
Tepuk tangan …
Tepuk tangan bergembira
Skali lagi …
Skali lagi …
Tepuk tangan kita semua bergembira
KUPANGGIL NAMAMU
Kakak ku panggil namamu
Ya ya ya
Kakak kupanggil namamu
Ya ya ya
O o kakakku, o o kakakku
Berikanlah jawabanmu
Aku bilang ya ya
Aku bilang ya ya
Aku bilang kakak
Aku bilang kakak
Aku bilang ya ya
DARI SEGALA PENJURU
Dari segala penjuru
Kita Pramuka menuju
Dari macam macam suku
Kita Pramuka bersatu
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo

Lagu-Lagu Pramuka 1

OAIO 

Oaio …. Oaio Api unggun berkobar
Oaio …. Oaio Pramuka riang dan sabar
Kalau hari sudahlah petang
Tenang di hati datang
Waktu berapi unggun tiba
Saat bersuka ria
Kita duduk berlingkar lingkaran
Tak ada mula akhirnya
Lingkaran pesaudaraan
Kita kuat eratkan
Oaio …. Oaio Api unggun berkobar
Oaio …. Oaio Pramuka riang dan sabar

GEMA
Gema …., gema …., gema indah ….
Gema indah … di angkasa..
Gema indah … di angkasa
Gema gema nan indah
Bergema di seluruh angkasa
Gema gema nan indah
Bergema di seluruh angkasa
Gema …., gema ….’ Gema indah …..
API MERAH
Unggun api, ujud api
Karunia Illahi
Untuk sedia jadi saksi, apa yang terjadi
Memberi terang, memberi tenang
Pada makhluk dan semua orang
Indah api merah
Indah api merah
Unggun api, ujud api
Karunia Illahi
Suara sepi terdengar, tenang hati benar
Menyalalah unggun api
Menjilat-jilat berperi
Indah api merah
Indah api merah
SYUKUR
Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh
Akan karuniaMu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Kehadiratmu Tuhan
TANAH AIRKU
Tanah airku tidak kulupakan
Yang terkenang selama hidupku
Biarpun aku pergi jauh
Tidak kulupa dalam kalbu
Tanahku yang kucintai
Engkau kuhargai.
API MENYALA
Api kita sudah menyala
Api kita sudah menyala
Api, api, api, api, api
Api kita sudah menyala
API PADAM
Lihat sana, lihat sana
Api unggun, api unggun
Api, api padamkanlah segera
Api, api padamkanlah segera
BERTEMU LAGI
Di sinilah di sini kita bertemu lagi 2X
Salam, salam, salam, salam, salam hai
Di sanalah di sana kita akan berjumpa 2X
Salam, salam, salam, salam, salam hai
Di situlah di situ kita akan bertemu 2X
Salam, salam, salam, salam, salam hai
PRAMUKA SIAPA YANG PUNYA
Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Yang punya kita semua
DOLANAN JARANAN
Aku duwe dolanan
Dolanan jaranan
Jaranan papah gedang
Gaweanku dewe
Maju mundur yo bisa
Sak karepe dewe
Jaranan papah gedang
Gaweanku dewe
HANYA KUKENANGKAN
Tak kan dapat kulukiskan
Tak kan dapat kugambarkan
Tak kan dapat kubayangkan
Hanya dapat kukenangkan
PRAMUKA SIAPA YANG PUNYA
Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Yang punya kita semua
DOLANAN JARANAN
Aku duwe dolanan
Dolanan jaranan
Jaranan papah gedang
Gaweanku dewe
Maju mundur yo bisa
Sak karepe dewe
Jaranan papah gedang
Gaweanku dewe
SIAPA SURUH JADI PRAMUKA
Siapa suruh jadi Pramuka
Siapa suruh jadi Pramuka
Sendiri saja sendiri saja
Aduh sayang, aduh sayang, aduh sayang, aduhsayang ….
Siang dan malam tidur di tenda
Siang dan malam tidur di tenda
Pakaian basah kering dibadan
Aduh sayang, aduh sayang, aduh sayang, aduhsayang ….
AKU PILIH PRAMUKA WAE
Hi piya ya ya
Hi peye …
Aku pilih Pramuka wae
Bendino tak pikirke
Benbengi tak impekke
Trisnaku soyo tambah gede
PRAMUKA DI MANA-MANA
Pramuka di mana-mana
Pramuka di mana-mana
Di desa jeng di kota
Di desa rejeng di kota
Pramuka di kota loba
Pramuka di kota loba
Di mana-mana loba
Di mana-mana gek loba
Kacu merah putih
Lambangnya mah kitri
Dasar Pancasila,
Tri Stya, Dwi Darma Dasadarma

  CING CING GEMERINCING
Cing cing gemerincing
Swara rebana berbunyi nyaring
Cing cing gemerincing
Kaki melangkah beriring-iring
Lenggang yang serempak
Dengan lenggok berirama
Hati siapapun
Akan senang memandangnya
AMAN SENTOSA
Aman sentosa
Tak boleh diganggu
Siang dan malam
Tak mengenal waktu
Biar hujan, biar panas
Tak kenal rintangan
Bergerak selalu
Manfaatkan waktu
Itulah semboyanku
ECALU
Ecalu lema afuda **
Afudfa lema ecalu **
Ecalu lema afuda **
Afudfa lema ecalu ***
Zum gale gale gale zum
Gale gale gale zum
Gale gale zum ***
Zum gale gale gale zum
Gale gale gale zum
Gale gale zum ***
TEMPE ANA PAWON
Tempe ana pawon
Dithithili temal temil
Tempe ana pawon
Dithithili temal temil
Rasane marem, rasane marem
Rasane marem dem..dem..dem..dem
( tempe dapat digantai tahu atau yang lain )
PANULAK
Gunane panulak iku
Ngedohke beboyo pati
Tulak sawan bali ndalan
Kala kalaning sumingkir
US UDARA
Us udara
Kau carikan ade darbe yarmur
Us udara
Kau carikan ade darbe yarmur
Kate bisike re usfur
Es rete yarmur
Kate bisike re usfur
Es rete yarmur

Menggambar Rumah

Pengantar Latihan ini bisa digunakan untuk mendiskusikan kerjasama dan pengawasan di dalam kelompok. Kadang kita mengira bekerjasama dengan orang lain, padahal dalam kenyataan kita hanya mengawasi seluruh proses, tanpa kita sadari.

Langkah – langkah
a. Mintalah peserta untuk berpasangan
b. Peganglah bolpoin / pensil bersama - sama sedemikian rupa sehingga keduanya bisa menulis dan menggambar.
c. Di atas kertas yang dibagikan, keduanya menggambar secara bersama - sama dan menuliskan judulnya.
d. Selama menggambar dan menulis dilarang berbicara.
Bahan diskusi
a. Bagaiman perasaan dan reaksi anda selama menggambar tadi?
b. Factor apa yang membantu dan menghambat anda selama menggambar tadi?
Kemudian, mintalah peserta membentuk kelompok 4 (dua pasangan bergabung) untuk mendiskusikan apkah ada hubungan antara pengalaman tadi dengan kenyataan sehari - hari dan masalah kerjasama.
Waktunya cukup Digunakan 15 menit saja, lalu setiap kelompok kecil mempresentasikannya di hadapan kelompok besar.

AYOBAI (AYO BANGKIT INDONESIA)

Tentang ayobai

Di Era pasca reformasi ini, masalah di Indonesia seakan datang silih berganti mulai bencana alam, kecelakaan dalam transportasi, rusaknya tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti Korupsi, diskriminasi hukum hingga lainnya (selengkapnya) bahkan ada sebuah buku yang telah berani memprediksi NKRI akan pecah pada tahun 2015.

Keberadaan internet yang saat ini berkembang pesat, seharusnya mampu memberikan kontribusi dalam perbaikan negeri ini, mengingat internet yang mampu menembus ruang dan waktu sehingga memudahkan kita saling berkomunikasi dengan saudara-saudara kita dari Sabang hingga Merauke. Namun ternyata di dunia maya ini juga tidak jauh berbeda, kecurangan seakan menjadi identitas internet. Luas tak Berbatas, Jauh tak Berujung ternyata hanya impian di Indonesia. Media Jejaring Sosial yang ada saat ini semakin mempertegas perbedaan, masyarakat semakin terkotak-kotak dalam wujud kedaerahan, kesukuan dan bahkan dalam GRUP yang lebih kecil lagi seperti marga dan lain sebagainya. Jika ini tidak menjadi perhatian kita bukan tidak mungkin prediksi bahwa NKRI akan pecah akan terjadi, dan kita mungkin tidak berani membayangkan seperti apa jadi Negara ini.

Untuk itu Kami hadir untuk mencoba memperbaiki kondisi ini melalui gerakan Ayo Bangkit Indonesia. Gerakan ini merupakan Gerakan sosial yang dilakukan melalui MEDIA INTERNET dan DUNIA NYATA. Dimana dunia internet saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup sebagian besar kehidupan manusia. Tidak sedikit orang yang telah menggantungkan hidup dari dunia internet bahkan banyak yang menjadi sukses dengan internet. Di Indonesia, internet sudah membumi disemua kalangan dari anak kecil hingga orang tua. Terbukti sudah lebih 40 juta warga Indonesia menjadi pengguna internet. Tentunya potensi ini sangat potensial dikembangkan sebagai kekuatan dalam merubah pola prilaku kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Keberadaan internet yang saat ini berkembang pesat, seharusnya mampu memberikan kontribusi dalam perbaikan negeri ini, mengingat internet yang mampu menembus ruang dan waktu sehingga memudahkan kita saling berkomunikasi dengan saudara-saudara kita dari Sabang hingga Merauke. Namun ternyata di dunia maya ini juga tidak jauh berbeda, kecurangan seakan menjadi identitas internet. Luas tak Berbatas, Jauh tak Berujung ternyata hanya sebatas impian di dunia Online Indonesia. Media Jejaring Sosial kebanyakan saat ini justeru semakin mempertegas perbedaan, masyarakat semakin terkotak-kotak dalam wujud kedaerahan, kesukuan dan bahkan dalam GRUP yang lebih kecil lagi seperti marga dan lain sebagainya. Jika ini tidak menjadi perhatian kita bukan tidak mungkin prediksi bahwa NKRI akan pecah bakal terjadi. Bahkan banyak Prediksi INDONESIA Bakal PECAH TAHUN 2015 (coba search di internet hampir 1 juta Kata tentang INDONESIA PECAH TAHUN 2015) dan KITA mungkin tidak berani membayangkan seperti apa jadinya Negara ini.

AYOBAI hadir sebagai solusi permasalahan Bangsa Indonesia melalui gerakan perbaikan bangsa online dengan kekuatan organisasi masyarakat yang dikelola secara bisnis dengan prinsip pemerintahan yang baik dengan mengabungkan Teori Organisasi, Hukum Pareto, Bisnis Online dan Stakeholder Negara. Konsep ini di Terapkan di beberapa Negara Lain, Namun Kita sebagai Bangsa Indonesia harus bergerak untuk Mencegahnya.
Daftar AYOBAI sekarang klik disini

Dengan bergabung di ayobai, maka Anda akan memperoleh yaitu:
  1. Website dengan gabungan Blog dan Media Jejaring sosial yang berwawasan nasional untuk menjaga keutuhan negeri ini secara Gratis.
  2. Penghasilan /bulan hanya dengan aktif di internet (aktif di web www.ayobai.com ).
  3. Anda akan hidup di Negeri dengan pemerintahan yang baik, Pengusaha yang peduli dan masyarakat yang harmonis.
Bagaimana caranya...? Cukup Mudah, hanya 2 langkah yaitu :
  1. Daftar secara gratis di AYOBAI dengan mengunakan data asli. Klik disini untuk Mendaftar
  2. Sebarkan tautan anda ke siapa saja sepanjang masih Warga Negara Indonesia, dan ajak mereka bergabung di www.ayobai.com melalui tautan anda.
Catatan :
  1. Setiap kali seseorang bergabung melalui tautan anda, maka keanggotaannya menjadi saham AYOBAI bagi anda. Dengan demikian anda akan mendapatkan saham AYOBAI sesuai dengan jumlah anggota anda pada saat pembukaan resmi AYOBAI pada hari Jumat 17 Agustus 2012 jam 10.00 WIB bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 67.
  2. Mohon Maaf sebelumnya jika format pendaftaran di www.ayobai.com cukup lengkap, mengingat tujuan kita yang jelas maka kita juga harus berangkat dengan jelas, dengan demikian data kita juga harus jelas untuk menghindari kecurangan.
Kita sebagai rakyat Indonesia tentu tidak ingin indonesia hancur dan mewariskan Indonesia yang rusak untuk anak cucu kita. Kita tidak mungkin hanya berpangku tangan dan berharap kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan negeri ini. Mungkin kita bisa mencontoh Rakyat Jepang dalam menghargai produk dalam negeri. Pernah rakyat Jepang tidak mau membeli beras impor walaupun beras lokal 3X lipat lebih mahal, tidak heran jika pertaniannya maju karena petani dilindungi. Bagimana dengan kita rakyat Indonesia..? untuk itu kita harus bergandengan tangan dan siap untuk memperbaiki negeri ini mulai diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai saat ini juga. Dan Cara yang mudah dapat dilakukan dengan bergabung sekarang di AYOBAI klik disini.
Sistem dan Cara Kerja AYOBAI
  1. Pendaftaran anda di website AYOBAI merupakan pendaftaran untuk kepemilikan saham AYOBAI.
  2. Jumlah saham yang dibagikan adalah 40% dari saham ayobai.com dan 10% saham akan didistribusikan ke komunitas-komunitas yang bergerak dalam menyelamatkan negeri ini sebagai bentuk CSRnya.
  3. Jumlah anggota yang mendaftar melalui tautan anda hingga pembukaan resmi AYOBAI pada hari Jumat 17 Agustus 2012 jam 10.00 WIB bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 67 adalah jumlah saham AYOBAI yang anda miliki.
  4. Permintaan rekening anda dan kelengkapan data pribadi akan muncul setelah tanggal 2 Mei 2012.
  5. Asumsi penghasilan anda dengan bergabung di AYOBAI :
    1. Misalkan anda mempunyai teman di jejaring social sebanyak 3000 orang dengan perkiraan 50% bersedia bergabung melalui tautan anda berarti ada 1.500 orang yang bergabung dengan Anda, maka dengan asumsi laba per-saham AYOBAI pada penutupan kas akhir bulan Rp. 1.000,-, maka Anda berpotensi menerima Rp. 1.500.00,00 perbulan. Sebuah angka yang lumayan untuk penghasilan sambilan dari internet sekaligus memperbaiki negeri ini.
    2. Namun jangan puas dulu, angka tersebut masih dapat bertambah jika anggota yang anda rekrut tidak hanya melalui internet, karena ayobai berusaha agar website bisa dengan WNI yang belum kenal internet (tidak harus mengunakan email). Dan jika hal ini bisa anda lakukan dan misalnya ada 500 orang yang bergabung melalui tautan anda, maka berarti potensi penghasilan Anda dapat mencapai Rp. 2.000.000,- perbulan.
    3. Apalagi keuntungan per-saham lebih besar dari Rp. 1000,-. Katakan Rp. 2.000,-, maka penghasilan Anda mencapai Rp. 4 juta/bulan dan bagaimana jika 5.000,-(mengingat didunia internet hal itu dapat saja terjadi dalam waktu singkat dimana saat lebih dari 15 bisnis online selain iklan). Jika demikian.. silahkan anda menghitung sendiri potensi penghasilan yang akan anda raih perbulannya

Menggambar Wajah

Tujuan :

a. Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya, saling mengenal cirri-ciri wajahnya, dengan harapan hal ini bisa membantu peserta untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk dengan yang lainnya.
b. Melatih peserta satu cara sederhana tentang menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak mampu menggambar.
Langkah-langkah :
a. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Bisa mulai dari mana saja tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali.
b. Gerakkan tangan mengikuti arah gerak pandangannya yang menelusuri garis wajah pasangannya.
c. Setelah selesai menggambar, masing-masing pasangan bergantian mewawancarai pasangannya, mengenai nama, tempat tinggal, pekerjaan, umur, keluarga dan sebagainya. Waktunya cukup 5 menit saja untuk setiap peserta.
d. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara menunjukkan gambar pasangannya sambil menyebutkan :”Nama saya…(nama pasangannya), tempat tinggal….dan seterusnya.

Menggambar bersama

Latar Belakang Sebuah kelompok baru dapat berfungsi sebagaimana mestinya apabila terjadi komunikasi antar orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Tujuan:
Peserta menyadari arti pentingnya komunikasi dalam suatu kelompok.
Langkah-langkah :
1. Peserta dibagi dalam kelompok kecil (5 orang) dan setiap anggota kelompok memiliki nomor urut sendiri-sendiri dari nomor 1 sampai 5.
2. Tiap kelompok mendapat selembar kertas plano dan sebuah spidol untuk menggambar.
3. Secara berurutan setiap menit, setiap orang dalam kelompok masing-masing diminta menggambar pada kertas plano yang ada, dengan syarat : tidak boleh bertanya atau bicara satu sama lain, setiap orang menggambar apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri, kemudian dilanjutkan oleh yang lain pada kertas yang sama menurut apa yang dimaui dan dipikirkan sendiri pula, dan seterusnya sampai seluruh anggota kelompok memperoleh bagian waktunya masing-masing untuk menggambar.
Bahan Diskusi :
a. Berapa kelompok yang mampu menghasilkan gambar yang utuh dan jelas?
b. Apa kesan dan perasaan setiap orang terhadap hasil gambar kelompoknya?
c. Bagaimana seharusnya proses yang ditempuh agar hasil kerja bersama itu memuaskan semua orang dalam kelompok yang bersangkutan ?

Contributors

Blogger news

manu manchester wall united al-ina